Image of Manajemen Risiko Dalam Industri

E-Book

Manajemen Risiko Dalam Industri



Selama ini banyak persepsi yang keliru mengenai manajemen risiko, misalnya saja persepsi mengenai banyaknya risiko yang ada disuatu perusahaan menunjukkan bahwa manajemen risiko di perusahaan tersebut jelek.

Dalam ilmu manajemen risiko yang dikatakan jelek pengelolaannya yaitu apabila risiko-risiko yang ada tersebut tidak dieliminir dan dikurangi dengan tindak lanjut melaksanakan pengendalian atau memitigasi risiko tersebut, sehingga perusahaan-perusahaan yang mempunyai jumlah risiko yang sedikit tidak serta-merta menjadi perusahaan yang manajemen risikonya baik.

Dalam Manajemen Risiko ada pameo atau pepatah bahwa “Buaya yang membunuh itu buaya yang tidak kelihatan”, yang berarti bahwa risiko itu tidak boleh disembunyikan atau ditutupi, karena suatu saat bila risiko tersebut terjadi akan berdampak besar bagi perusahaan, bisa-bisa membuat perusahaan bangkrut.

Terkait pengendalian risiko khususnya risiko investasi, dikiaskan dengan pepatah “Jangan letakkan semua telur dalam satu keranjang”, atau “Don’t put the eggs in one basket”, yang diartikan risiko-risiko dari investasi itu yang diumpamakan sebagai telur, harus disebar atau dipisahkan kedalam beberapa keranjang, sehingga bila ada salah satu keranjang jatuh, maka telur yang pecah hanya 1 atau 2 saja, dengan kata lain risiko yang terjadi menjadi tidak signifikan, berbeda bila semua telur yang jatuh berada dalam satu keranjang, maka dampak akibatnya telur bisa pecah semua atau kerugiannya menjadi sangat signifikan.


Ketersediaan

USA03940S338.5Perpustakaan Kampus Utama (Ngabang) (Ebook SanAgustin)Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
338.5
Penerbit Mandar Maju : Bandung.,
Deskripsi Fisik
viii, 115 halaman ; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-538-501-1
Klasifikasi
338.5
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini